Tafsir Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Peraturan Pemerintanh Nomor: Per- 04/Bl/2007 dan Per- 03/Bl/2007 dan Per- 03/Bl/2007 dan Per- 03/Bl/2007 Tentang Sewa Guna Usaha Syari’ah Tentang Sewa Guna Usaha Syari’ah Tentang Sewa Guna Usaha Syari’ah

Muhammad Arif Kurniawan

Abstract


This paper examines the Tafsir of Sharia Economic Law Against Government Regulation Number: PER-04/bl/2007 and PER-03/bl /2007 About Leases for Sharia Business. From this explanation it can be seen that the lease of sharia is a business activity undertaken by business actors either business organizations or individuals by utilizing the media services. The problem arising from this activity is the accountability of the consumer or the customer. The most frequent offenses committed by the first party are dishonest behavior toward the consumer about the product being offered, such as hiding the product information, where the main weakness is the prospective customer only know the product through the image and product information of interest from the information given by the second party. So the ethical principles of buying and selling are not strictly enforced in leases in order to protect consumers. In this case, the authors are interested in discussing about the legal interpretation after the lease regulations issued by the government that essentially still reap problems in the aspects of syar’i.

Keywords


Leases, Ijarah, Ijarah Muntahiah bi at-Tamlik

Full Text:

PDF

References


Abdul Ghofur Anshori, Penerapan Prinsip Syariah dalam Lembaga

Keuangan, Lembaga Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan, Harmonisasi Peraturan Perundang-undangan, http://ditjenpp.kemenkumham.go.id/kegiatan-umum/49-egiatandirektorat-harmonisasi.html

Keputusan Ketua Bapepam-LK Nomor: PER- 03/BL/2007 tentang Kegiatan Perusahaan Pembiayaan Berdasarkan Prinsip Syariah

Peraturan Ketua apepam-LK Nomor: PER- 04/BL/2007 tentang Akadakad yang digunakan dalam Kegiatan Perusahaan Pembiayaan Berdasarkan Prinsip Syariah

Perpres No. 9 tahun 2009 tentang Lembaga Pembiayaan “Sewa Guna Usaha (Leasing)” http://www.smecda.com/Files/Dep_Pem-biayaan/Informasi/07_10_Sewa_Guna_Usaha.pdf

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan

Perundang-undangan

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Panduan Bantuan Hukum Indonesia: Pedoman Anda Memahami dan Menyelesaikan Masalah Hukum, Jakarta: YLBHI, 2007

Adiwarman A. Karim. Ekonomi Islam, Suatu Kajian Kontemporer. Jakarta:Gema Insani Press, 2001.

Ascarya. Akad & Produk Bank Syariah. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2011.

Burhanuddin S. Hukum Bisnis Syariah. Yogyakarta: UII Press, 2011.

Kasmir. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Jakarta: Rajawali Press,1998.

Lukman Dendawijaya. Manajemen Perbankan. Bogor: Ghalia Indonesia,2003.

Marzuki. Metodologi Riset. Yogyakarta: BPFE UII, 1986.

Muhammad Syafi’i Antonio. Bank Syariah: dari Teori ke Praktik. Jakarta:Gema Insani Press, 2001.

Nadratuzzaman Hosen, Hasan Ali, Bakhrul Muchtasib. Menjawab Keraguan Umat Islam Terhadap Bank Syariah. Jakarta: PKES, 2007.

Nurul Huda dan Mohamad Heykal. Lembaga Keuangan Islam: Tinjauan Teoritis dan Praktis. Jakarta: Kencana, 2010.

Oyos Saroso dan Ridwan Saifuddin. Bukan Sekedar Petruk Jadi Ratu. Solo:

Rumah Pengetahuan, 2011.

Soerjono Soekanto dan Sri Mamudji. Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2003.

Soeratno dan Lincolin Arsyad. Metodelogi Penelitian untuk Ekonomi dan Bisnis. Yogyakarta: UPP AMP YKPN, 1993.

Suharsimi Arikunto. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta, 2002.

Suhrawardi K. Lubis. Hukum Ekonomi Islam. Jakarta: Sinar Grafika, 2004.

Suhrawardi K. Lubis dan Farid Wajdi. Hukum Ekonomi Islam. Jakarta: Sinar Grafika, 2012.

Suraya Murcitaningrum. Pengantar Metodelogi Penelitian Ekonomi Islam. Yogyakarta: Prudent Media, 2013.






View My Stats